7 JIWA DIBAPTIS DI DISTRIK SEGET KABUPATEN SORONG DALAM IBADAH KKR BIRO PENGINJILAN PBD

12–13 November 2025 |  Distrik Seget Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya

Dengan penuh ucapan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, rangkaian kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang berlangsung di Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya pada tanggal 12–13 November 2025 telah berjalan dengan sangat luar biasa. Kegiatan besar ini diinisiasi oleh Biro Penginjilan GPdI Papua Barat Daya di bawah kepemimpinan Pdt. Alexsander Maniani, S.Th bersama seluruh tim pelayanan yang Tuhan pakai secara luar biasa.

PERJALANAN PELAYANAN MENUJU SEGET

Tim Biro Penginjilan berangkat dari Kota Sorong menuju Distrik Seget melalui jalur laut menggunakan perahu. Perjalanan yang ditempuh selama kurang lebih 1–2 jam ini bukan hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan iman, karena seluruh tim berangkat dengan satu kerinduan: agar Seget dipenuhi kemuliaan Tuhan. Tema besar yang diangkat dalam pelayanan ini adalah:
“SEGET UNTUK KEMULIAAN TUHAN YESUS KRISTUS”
Sebuah deklarasi iman bahwa melalui kegiatan KKR ini, Tuhan akan menjamah dan mengubahkan banyak jiwa di Seget.

DUA MALAM IBADAH KKR YANG DILAWAT KUASA ROH KUDUS
Kegiatan KKR dilaksanakan selama dua malam berturut-turut, yaitu Rabu & Kamis, 12–13 November 2025. Adapun yang menjadi tuan rumah adalah Jemaat GPdI Sion Wayang Kede, Distrik Seget, di bawah penggembalaan Pdt. Jimmy Kumune, yang dengan penuh dedikasi mendukung dan menfasilitasi seluruh rangkaian acara.

Lapangan tempat berlangsungnya KKR dipadati ratusan jemaat dan masyarakat yang hadir dengan penuh kerinduan. Mereka datang dengan hati haus akan hadirat Tuhan, dan kerinduan itu dijawab oleh Allah dengan lawatan Roh Kudus yang luar biasa selama dua malam berturut-turut. Suasana ibadah begitu hidup, penuh pujian, penyembahan, dan tangisan pertobatan.

Selama dua malam tersebut, Ibu Novhya Kesek bertugas sebagai Worship Leader, memimpin umat Tuhan masuk ke dalam hadirat Allah melalui puji-pujian yang dinaikkan dengan penuh urapan.

Malam Pertama – 12 November 2025 
Pembicara: Pdt. Alexsander Maniani, S.Th (Biro Penginjilan GPdI Papua Barat Daya)
  • Percaya kepada Tuhan Yesus,
  • Bertobat,
  • Dibaptis, dan
  • Dipenuhi Roh Kudus.
Firman Tuhan pada malam pertama berfokus pada penekanan dari Yohanes 14:6 dan Kisah Para Rasul 1:8, dengan pesan utama bahwa jemaat harus:

Khotbah yang penuh kuasa dan pengurapan ini menggugah banyak hati. Jemaat merespons dengan sungguh-sungguh, banyak yang maju ke depan untuk didoakan, menandakan Roh Kudus sedang bekerja secara nyata.

Malam Kedua – 13 November 2025 

Pembicara: Pdt. Festus Mjam 
Pada malam kedua, firman Tuhan diambil dari Wahyu 6:3–11. Melalui penyampaian yang tegas dan penuh wibawa rohani, jemaat diajak untuk memahami pesan profetik tentang kesetiaan, ketekunan, dan kemenangan umat Tuhan di tengah berbagai tantangan. Lawatan Tuhan kembali terjadi dengan kuasa yang tidak kalah dahsyat dari malam pertama.

PENDALAMAN ALKITAB (PA) – SATU HARI PENUH PELAYANAN FIRMAN 
Selain ibadah KKR, Tim Biro Penginjilan juga melaksanakan satu kegiatan rohani yang sangat memberkati, yaitu Pendalaman Alkitab (PA) yang berlangsung satu hari penuh di Gedung Gereja GPdI Sion Wayang Kege. PA ini dibagi menjadi dua sesi: 
Sesi 1 – Pdt. Jeck Relmasira 
Tema: “Setia dan Taat Melayani Tuhan”

Pesan ini membawa jemaat untuk kembali mengevaluasi kehidupan pelayanan dan komitmen mereka dalam mengikuti Tuhan.
Melalui pengajaran yang mendalam, jemaat dibawa memahami makna rohani Tabernakel sebagai gambaran hadirat Allah dan perjalanan kekudusan umat-Nya.

Sesi 2 – Pdt. Daud Kirihio, B.Th
Tema: “Tabernakel” 
Seluruh peserta mengikuti PA dengan antusias. Banyak yang bersaksi merasa dikuatkan, diteguhkan, dan diperbarui oleh kebenaran firman Tuhan.

PUNCAK PELAYANAN: BAPTISAN AIR UNTUK 7 JIWA

Sebagai buah dari rangkaian ibadah KKR dan Pendalaman Alkitab, Tuhan menghasilkan jiwa-jiwa baru yang mengambil keputusan penting: menerima Tuhan Yesus secara pribadi dan dibaptis. Sebanyak 7 jiwa dengan kerelaan hati menyerahkan hidup mereka kepada Kristus, termasuk seorang Kepala Kampung, yang dengan rendah hati mengambil langkah iman tersebut.

Baptisan air dilakukan di Pantai Seget pada malam hari. Meski kondisi gelap dan penuh tantangan, pelayanan tetap dilaksanakan dengan penuh sukacita, sebab demi keselamatan jiwa tidak ada kata “menunda-nunda.”

Sebuah pemandangan yang mengharukan terjadi ketika para calon baptisan membenamkan diri dalam air sebagai simbol mati dan bangkit bersama Kristus. Langit malam Seget menjadi saksi akan karya keselamatan Tuhan yang begitu nyata.

PENUTUP

Rangkaian kegiatan KKR dan Pendalaman Alkitab di Distrik Seget menjadi bukti nyata bahwa Tuhan masih bekerja dengan kuasa-Nya sampai hari ini. Tema “Seget untuk Kemuliaan Tuhan Yesus Kristus” bukan hanya slogan, tetapi telah menjadi kenyataan melalui pertobatan, pemulihan, dan baptisan jiwa-jiwa baru.
Segala hormat, pujian, dan kemuliaan hanya bagi Tuhan Yesus Kristus. Kiranya api kebangunan rohani yang telah dinyalakan di Seget terus menyala dan menjadi terang bagi seluruh masyarakat dan jemaat GPdI Sion Wayang Kede.

7 JIWA DI BAPTIS DALAM IBADAH KKR BIRO PENGINJILAN DI SEGET 

Posting Komentar

0 Komentar