Ibadah Penguatan
Iman Malam Pertama
Mengenang Alm.
Pdt. Andry Limpangau
Sorong, 22 Agustus 2026 | Pukul 18.00
WIT
Dalam suasana duka dan penuh haru, telah dilaksanakan Ibadah Penguatan Iman malam pertama
atas berpulangnya Alm. Pdt. Andry
Limpangau, seorang hamba Tuhan, penasehat Majelis Daerah,
sekaligus Gembala GPdI Elim Ministry Sorong yang telah menjadi teladan dan
berkat bagi banyak orang.
Ibadah yang berlangsung di Sorong pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 18.00 WIT,
dipimpin oleh Wilayah III.
Ibadah diawali dengan pembukaan dan penyampaian susunan acara oleh Sekretaris Wilayah III, Pdt. Sem Repi.
Selanjutnya, jemaat bersama-sama masuk dalam pujian dan penyembahan yang
dipimpin oleh Pdt. Yaning Repi,
membawa seluruh suasana hati untuk tetap berserah dan berharap kepada Tuhan di
tengah dukacita yang mendalam.
Doa pembukaan disampaikan oleh Pdt. Abed Gea, S.Pd., kemudian
dilanjutkan dengan persembahan pujian dari seluruh jemaat GPdI Elim dan GPdI Elshadday.
Suasana semakin mengharukan ketika para bapak
dan ibu gembala yang merupakan anak-anak rohani almarhum turut
mempersembahkan pujian sebagai ungkapan kasih, penghormatan, dan kenangan atas
kehidupan serta pelayanan almarhum.
Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Noldy Singgeta, S.Th., Penasehat MD, dengan dasar firman dari 2 Timotius 4:7:
“Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku
telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.”
Firman Tuhan menjadi penguatan bagi keluarga, anak-anak
rohani, para hamba Tuhan, dan seluruh jemaat yang hadir. Kehidupan pelayanan
almarhum menjadi kesaksian bahwa perjalanan iman bukanlah tentang seberapa
panjang seseorang berjalan, tetapi tentang bagaimana ia tetap setia sampai
mencapai garis akhir dan memelihara iman kepada Tuhan.
Setelah penyampaian firman Tuhan, doa penutup firman
dipimpin oleh Pdt. Endang Seru
Tandidatu, S.Th., M.Pd., Biro Pendidikan PBD. Ibadah kemudian
dilanjutkan dengan penyampaian informasi keluarga yang disampaikan oleh Pdt. Max Karubaba, M.Th., Biro Organisasi.
Akhirnya, Ibadah
Penguatan Iman malam pertama ditutup dalam doa yang dipimpin
oleh Ketua Majelis Daerah, Pdt. Lukas
Marani, S.Th.
Di tengah rasa kehilangan yang begitu dalam, kita
percaya bahwa Tuhan tetap menjadi
sumber kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Jejak pelayanan, kasih, keteladanan, dan iman yang telah diwariskan oleh Alm.
Pdt. Andry Limpangau akan terus dikenang dan menjadi berkat bagi generasi yang
melanjutkan perjuangan iman.
Selamat jalan,
pahlawan iman.
Pertandingan iman telah diselesaikan,
garis akhir telah dicapai, dan iman telah dipelihara.
Kini engkau telah beristirahat dalam
kasih dan hadirat Tuhan.
“Berharga di
mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya.” — Mazmur 116:15
Kiranya Tuhan Yesus Kristus menguatkan, menghiburkan, dan memberikan damai sejahtera kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan. 🙏



0 Komentar