SEMINAR GURU-GURU SEKOLAH MINGGU & IBADAH PERSATUAN PELNAP GPdI WILAYAH III KOTA SORONG


Senin, 29 Juni 2026
Bertempat di GPdI Menara Doa, Jl. Sorong–Klamono Km.17 Kelurahan Klablim, Distrik Klaurung, Kota Sorong, Komisi Pelayanan Anak Pantekosta (PELNAP) GPdI Wilayah III Kota Sorong sukses menyelenggarakan dua kegiatan besar secara bersamaan, yaitu Ibadah Persatuan PELNAP dan Seminar bagi Guru-guru Sekolah Minggu serta Orang Tua.

Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00 WIT ini berlangsung dengan penuh sukacita, semangat, dan penyertaan Tuhan. Acara diawali dengan ibadah bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komisi Daerah PELNAP GPdI Papua Barat Daya, Pdt. Albertina Imbiri, S.Th. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peran gereja, guru Sekolah Minggu, dan orang tua dalam membentuk karakter rohani anak-anak sebagai generasi penerus gereja.

Secara resmi, kegiatan dibuka oleh Pdt. Albertina Imbiri, S.Th., yang didampingi oleh Sekretaris Wilayah III, Pdt. Sem. Y. Repi, dengan ditandai pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Suasana semakin semarak ketika ratusan anak Sekolah Minggu, guru-guru Sekolah Minggu, serta para orang tua memenuhi gedung gereja dengan penuh antusias untuk mengikuti setiap sesi yang telah dipersiapkan.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diperuntukkan bagi anak-anak Sekolah Minggu yang dilayani secara khusus oleh para mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Mesias Sorong. Melalui berbagai metode pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan, anak-anak diajak belajar firman Tuhan dengan pendekatan yang komunikatif sehingga tercipta suasana belajar yang hidup, aktif, dan penuh sukacita. Anak-anak tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga terlibat secara langsung dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Sementara itu, kelompok kedua diikuti oleh seluruh guru Sekolah Minggu dan para orang tua. Seminar ini menghadirkan narasumber Yusrawati, M.M., M.Th., Konselor, yang juga merupakan dosen Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) Mesias Sorong. Seminar mengangkat tema yang sangat relevan dan membangun, yaitu:

"LUKA BATIN DAN DAMPAKNYA DALAM POLA ASUH SERTA PELAYANAN ANAK."

Melalui materi yang disampaikan secara sistematis, mendalam, dan aplikatif, para peserta diajak untuk memahami pentingnya mengenali luka batin yang dapat memengaruhi pola pengasuhan maupun pelayanan kepada anak-anak. Narasumber juga menekankan bahwa setiap orang tua dan guru Sekolah Minggu memiliki tanggung jawab besar untuk membangun kehidupan rohani anak melalui kasih, perhatian, teladan hidup, serta pendidikan yang berlandaskan Firman Tuhan.

Seminar berlangsung secara interaktif. Selain penyampaian materi, narasumber juga membuka sesi tanya jawab sehingga para peserta dapat berdiskusi, berbagi pengalaman, serta memperoleh solusi atas berbagai persoalan yang sering dihadapi dalam mendidik dan melayani anak-anak. Antusiasme peserta terlihat begitu tinggi, yang menunjukkan besarnya kerinduan untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada generasi penerus.

Kegiatan yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ini mendapat respons yang sangat positif dari seluruh peserta. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, penuh semangat, dan menjadi momentum yang sangat memberkati baik bagi anak-anak, guru-guru Sekolah Minggu, maupun para orang tua.

Sekitar pukul 12.00 WIT, seluruh rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan doa penutup yang dipimpin oleh Ketua Wilayah III GPdI Kota Sorong, Pdt. Alida M. Nababan, S.Pd. Selanjutnya, penutupan kegiatan dilakukan secara simbolis melalui pemukulan tifa yang dipimpin oleh beliau bersama Ketua PELNAP GPdI Wilayah III, Pdt. Kory Ramandey, S.Pd.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan kenangan atas kegiatan yang penuh berkat ini, kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat.

Kiranya melalui kegiatan ini, Tuhan terus membangkitkan semangat pelayanan kepada anak-anak, memperlengkapi para guru Sekolah Minggu dan orang tua dengan hikmat serta kasih-Nya, sehingga lahir generasi yang takut akan Tuhan, berkarakter Kristus, dan siap menjadi terang serta garam bagi dunia. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan yang memberkati gereja, keluarga, dan masyarakat.

SEMINAR GURU-GURU SEOLAH MINGGU
& IBADAH PERSATUAN PELNAP WILAYAH III KOTA SORONG

Posting Komentar

0 Komentar