IBADAH KKR MALAM KE-I KOMISI PENGINJILAN GPdI WILAYAH I KABUPATEN SORONG

Sorong, Minggu, 14 Juni 2026 Komisi Penginjilan Wilayah I GPdI Kabupaten Sorong Papua Barat Daya kembali melaksanakan salah satu program pelayanannya melalui Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang berlangsung di GPdI Hand Of God, Jl. Diaspora, Mariat Pantai, Kabupaten Sorong. Ibadah yang dimulai pada pukul 18.00 WIT ini merupakan malam pertama dari rangkaian KKR yang direncanakan berlangsung selama dua malam berturut-turut.

Hadir sebagai pembicara dalam KKR tersebut adalah Ps. Christian Lettelay bersama istri tercinta, Ibu Ance Lettelay, yang datang dari Belanda untuk melayani dan memberkati umat Tuhan melalui kesaksian hidup serta pemberitaan Firman Tuhan. Ibadah ini juga dihadiri oleh Sekretaris Majelis Daerah (MD) GPdI Papua Barat Daya, beberapa pengurus harian MD, Ketua Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Papua Barat Daya, serta para gembala dan hamba-hamba Tuhan dari berbagai jemaat.

Rangkaian ibadah diawali dengan ucapan selamat datang yang disampaikan oleh Pdt. Samuel Numberi, dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Ibu Gembala setempat. Suasana ibadah semakin diberkati ketika doa pembukaan dipimpin oleh Pdt. Harry Malensang, S.Th., membawa seluruh jemaat masuk dalam hadirat Tuhan melalui pujian dan penyembahan yang penuh urapan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Ance Lettelay terlebih dahulu menyampaikan kesaksian hidup yang sangat menguatkan iman jemaat. Beliau menceritakan perjalanan hidup keluarganya yang selama dua belas tahun merindukan kehadiran seorang anak. Namun melalui kesabaran, doa, dan penantian yang setia kepada Tuhan, akhirnya mereka menyaksikan bagaimana Tuhan bekerja tepat pada waktu-Nya dan segala sesuatu terjadi menurut kehendak-Nya yang sempurna.

Pemberitaan Firman Tuhan kemudian dilanjutkan oleh Ps. Christian Lettelay yang mengambil dasar Firman dari Yesaya 41:10. Dalam khotbahnya, beliau menjelaskan beberapa prinsip penting agar setiap orang percaya dapat mengalami pertolongan dan tangan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Terbiasa hidup dalam Firman Allah (2 Timotius 3:16-17), karena Firman Tuhan menjadi dasar dan pedoman hidup orang percaya.
  2. Hidup dalam doa (Yeremia 33:3), sebab melalui doa setiap orang dapat membangun hubungan yang intim dengan Tuhan dan menerima jawaban-Nya.
  3. Percaya kepada keputusan Tuhan (Amsal 19:21), karena rancangan Tuhan selalu lebih baik dan sempurna daripada rencana manusia.

Setelah penyampaian Firman Tuhan, dilaksanakan pelayanan altar call bagi jemaat yang membutuhkan dukungan doa secara khusus. Suasana hadirat Tuhan begitu nyata dirasakan ketika para hamba Tuhan bersama-sama mendoakan umat yang datang ke depan untuk menerima penguatan dan jamahan Tuhan.

Selanjutnya, persembahan kedua dan doa persembahan dipimpin oleh Ibu Pdt. Nelfien Manitik. Ibadah kemudian dilanjutkan dengan persembahan pujian dari para hamba Tuhan lintas denominasi gereja yang hadir, serta persembahan pujian yang dibawakan oleh anak-anak dari Panti Asuhan Agape Katapop, Kabupaten Sorong, yang semakin menambah sukacita dan berkat dalam ibadah tersebut.

Doa penutup dipimpin oleh Pdt. Andry Limpangau selaku Penasehat MD GPdI Papua Barat Daya. Setelah itu, Sekretaris MD GPdI Papua Barat Daya, Pdt. Jopie Kalangi, M.Th.,M.Pd., menyampaikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KKR tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan ucapan terima kasih dari Gembala GPdI Hand Of God, Pdt. Jhony Waworuntu, S.Th., kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan malam itu, seluruh peserta menikmati jamuan kasih dalam suasana penuh keakraban dan persaudaraan, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan dalam ibadah KKR malam pertama yang berlangsung dengan penuh sukacita, berkat, dan kuasa Roh Kudus.

Kiranya melalui kegiatan KKR ini semakin banyak jiwa dimenangkan bagi Kristus, iman jemaat diteguhkan, dan nama Tuhan Yesus semakin dipermuliakan di tanah Papua Barat Daya.

 

Posting Komentar

0 Komentar