Sorong, 13 Desember 2025 menjadi tonggak sejarah iman,
persatuan, dan kebangsaan yang terukir indah di Tanah Papua. Pada hari yang
penuh kasih dan damai ini, telah digelar Ibadah Akbar Perayaan Natal Nasional dan Moderasi
Beragama, sebuah perhelatan rohani berskala nasional yang
mempertemukan iman, toleransi, dan semangat kebhinekaan dalam satu kesatuan
yang utuh. Kegiatan mulia ini diselenggarakan bersama oleh Majelis Daerah Gereja
Pantekosta di Indonesia (GPdI) Papua Barat Daya dan Komisi Pusat Pelayanan
Penginjilan Pantekosta (KP4).
Bertempat di Aimas Convention Centre
(ACC), Kabupaten Sorong, ribuan umat dari berbagai daerah dan
latar belakang memenuhi lokasi ibadah dengan penuh sukacita dan kerinduan untuk
memuliakan Tuhan. Sejak awal, suasana perayaan begitu khidmat, tertib, dan
damai, di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian yang memastikan seluruh
rangkaian ibadah berlangsung dengan aman dan lancar.
Ibadah Natal Nasional ini
terasa sangat istimewa dengan kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr.
Nasaruddin Umar, MA, bersama jajaran kementerian, Direktur Jenderal Bimas
Kristen, Direktur Urusan Agama Kristen, Gubernur Provinsi Papua
Barat Daya Bapak Elisa Kambu, S.Sos, Wakil Bupati Kabupaten
Sorong, seluruh unsur Forkopimda, jajaran Komisi Pusat Pelayanan
Penginjilan Pantekosta, jajaran Majelis Daerah GPdI Papua Barat Daya,
serta para tokoh lintas iman. Hadir pula tokoh-tokoh Islam terkemuka, di
antaranya Prof.
Dr. H. Zainal Abidin, yang semakin menegaskan semangat moderasi
beragama dan persaudaraan sejati dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kesuksesan besar kegiatan ini
tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi Komisi Daerah Penginjilan GPdI Papua Barat
Daya sebagai panitia pelaksana, di bawah kepemimpinan Ketua Panitia Pdt. Ruddy
F. Mangeber,S.Th, bersama seluruh jajaran panitia. Dengan
ketulusan, profesionalisme, dan semangat pelayanan, panitia berhasil mengelola
seluruh rangkaian acara dengan sangat baik, rapi, dan penuh tanggung jawab.
Ibadah dipandu dengan penuh
wibawa oleh Arnold
Judawibawa Ischak selaku Master of Ceremony, yang mengarahkan
jalannya acara dengan tertib dan penuh penghayatan. Pembukaan ibadah diawali
dengan penampilan yang menghangatkan hati dari Tim Ukulele Anak-anak GPdI Sola Gratia,
dilanjutkan dengan Paduan Suara Jemaat GPdI Bukit Kalvari Pulau Dom, yang
mengangkat pujian-pujian Natal dengan harmoni yang indah dan penuh pengurapan.
Ibadah kemudian berlanjut ke
dalam sesi pujian dan penyembahan yang dibawakan oleh seluruh tim pelayan
altar. Suasana hadirat Tuhan terasa begitu kuat, mengalirkan damai sejahtera
yang memenuhi seluruh ruangan ibadah. Firman Tuhan disampaikan oleh Ketua Majelis Daerah GPdI
Papua Barat Daya, Pdt. Lukas Marani,S.Th, yang mengangkat ayat
tema Natal Nasional GPdI dari Efesus 2:14:
“Karena Dialah damai sejahtera kita, yang
telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu
perseteruan.”
Dalam penyampaian firman yang
lugas, tegas, dan penuh urapan Roh Kudus, Pdt. Lukas Marani, S.Th menekankan pesan perdamaian,
persatuan, dan kasih Kristus yang melampaui segala perbedaan. Firman tersebut
menjadi pesan rohani yang kuat, relevan, dan menyentuh hati seluruh umat yang
hadir.
Setelah doa penutup khotbah,
ibadah dilanjutkan dengan penyambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr.
Nasaruddin Umar, MA, beserta rombongan yang memasuki ruang
ibadah. Penyambutan dilakukan dengan penuh sukacita melalui iringan tim tamborin dan para
pelayan banner, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh
semangat. Seluruh peserta ibadah kemudian diajak berdiri bersama untuk
menyanyikan Lagu
Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Tanah Papua, sebagai
wujud cinta tanah air dan kebanggaan akan persatuan bangsa.
Ibadah semakin diperkaya
dengan berbagai persembahan pujian, di antaranya dari Paduan Suara Glory To
Glory serta beberapa pujian solo yang mengangkat kemuliaan nama
Tuhan. Momen yang paling sakral dalam rangkaian ibadah ini adalah prosesi pemasangan dan
penyalaan Lilin Natal, sebagai simbol terang Kristus yang
membawa damai bagi dunia.
Penyalaan lilin dilakukan secara berurutan:
1.
Menteri Agama RI Prof. Dr.
Nasaruddin Umar,MA
2.
Gubernur Papua Barat Daya
Bpk. Elisa Kambu,S.Sos
3.
Dirjen Bimas Kristen Dr.
Jeane Marie Tulung, S.Th.,M.Pd
4.
Direktur Urusan Agama
Kristen Luksen Jems Mayor,S.Sos.,M.A.P
5.
Wakil Bupati Kabupaten
Sorong Sutejo, S.Pd
6.
Ketua MD GPdI Papua Barat
Daya Pdt. Lukas Marani,S.Th
7.
Ketua Panitia Pdt. Ruddy F.
Mangeber,S.Th
Prosesi ini berlangsung
dengan penuh kekhusyukan dan makna, menegaskan bahwa terang Kristus menyatukan seluruh
elemen bangsa. Setelah itu, anak-anak Sekolah Minggu GPdI Wilayah I-IV Kota Sorong
tampil mempersembahkan pujian, menghadirkan sukacita Natal yang polos dan penuh
harapan.
Ibadah kemudian ditutup
dengan doa oleh Pdt. Lukas Marani, S.Th, dilanjutkan dengan
sambutan-sambutan Natal. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua MD GPdI Papua Barat
Daya, disusul oleh Gubernur Papua Barat Daya, dan
puncaknya sambutan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kerukunan beragama, toleransi, dan perdamaian
sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa, dengan pesan yang begitu kuat dan
menggugah.
Sebagai penutup rangkaian
acara, dilakukan penyerahan bingkisan dan cendera mata oleh Ketua MD GPdI
Papua Barat Daya, Gubernur Papua Barat Daya, dan Ketua Panitia Natal kepada
Menteri Agama RI beserta seluruh jajarannya. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan
jamuan kasih, sebagai simbol kebersamaan, persaudaraan, dan
sukacita Natal.
Perayaan Natal Nasional dan
Moderasi Beragama Tahun 2025 di Sorong ini menjadi bukti nyata
bahwa kasih Kristus mampu mempersatukan perbedaan, membangun damai, dan
menghadirkan harapan bagi Papua Barat Daya dan Indonesia tercinta.
RIBUAN UMAT HADIRI NATAL NASIONAL MD GPdI PBD & KP4 PENGINJILAN PUSAT



0 Komentar