Sorong, Sabtu 20 Desember
2025 menjadi malam yang sarat makna dan penuh kemuliaan Tuhan, ketika Jemaat
GPdI Parakletos yang berlokasi di Jl. Matoa, Belakang Ringgo Lurus Pantai,
Kelurahan Malawei, Kota Sorong, melangsungkan ibadah Perayaan Natal dengan penuh
hikmat, sukacita, dan nuansa kekeluargaan yang mendalam. Ibadah Natal ini
berlangsung di bawah penggembalaan Pdt. Ayub Imbiri, yang juga mengemban
tanggung jawab pelayanan sebagai Biro Penggembalaan GPdI Papua Barat Daya.
Sekitar dua ratus umat Tuhan
memadati gedung dan area sekitar tempat ibadah, mencerminkan kerinduan yang
besar untuk bersama-sama merayakan kasih Kristus dalam persekutuan yang kudus.
Ibadah dimulai tepat pukul 18.00 WIT dan dibuka dengan ucapan selamat datang
yang hangat oleh MC, menciptakan suasana yang ramah dan penuh pengharapan. Doa
pembukaan dipanjatkan dengan penuh urapan oleh Pdt. Bass C. Talakua, S.Th,
mengantar seluruh rangkaian ibadah ke dalam hadirat Tuhan.
Pujian dan penyembahan yang
dinaikkan dengan penuh ketulusan menjadi alunan indah yang mengangkat hati
jemaat untuk memuliakan nama Tuhan. Ibadah kemudian dilanjutkan dengan prosesi
pemasangan lilin Natal, sebuah simbol terang Kristus yang hadir dan bercahaya
di tengah dunia. Usai prosesi tersebut, doa untuk persembahan pertama
dinaikkan, dilanjutkan dengan persembahan pujian Natal oleh seluruh Jemaat GPdI
Parakletos yang menggema dengan sukacita dan rasa syukur.
Perayaan Natal ini turut
dihadiri oleh jajaran Majelis Daerah GPdI Papua Barat Daya, serta para gembala
dari berbagai wilayah, baik Kota maupun Kabupaten Sorong, menandakan kuatnya
semangat persaudaraan dan kesatuan tubuh Kristus.
Firman Tuhan disampaikan
dengan penuh kuasa oleh Pdt. David Harold Waromi, S.Th, yang juga merupakan
Anggota DPD RI Dapil Provinsi Papua. Firman yang disampaikan terambil dari
Efesus 2:14, dengan ayat pendukung dari Bilangan 23:19. Melalui pesan firman
yang mendalam, jemaat diingatkan bahwa Kristus adalah damai sejahtera yang
mempersatukan dan bahwa Allah setia menepati setiap janji-Nya.
Di akhir khotbahnya, beliau
menyampaikan sebuah ilustrasi yang sangat menyentuh tentang merajut tali kasih
persaudaraan, dengan menggunakan NOKEN sebagai gambaran. Sebagaimana NOKEN yang
belum selesai dirajut tidak dapat digunakan, demikian pula kehidupan umat
Tuhan—berkat tidak akan dicurahkan jika tidak ada kesatuan hati, jika masih ada
pertengkaran dan perpecahan. Dalam momen penuh haru, beliau turun dari podium,
berjalan mendekati jemaat, dan menyalami satu per satu, sebagai simbol kasih,
kerendahan hati, dan panggilan untuk hidup dalam perdamaian.
Doa persembahan kedua
dipimpin oleh Pdt. Genggong, sementara doa penutup disampaikan oleh Pdt. Wempi
Raunsay, S.Th selaku Wakil Ketua I Majelis Daerah GPdI Papua Barat Daya. Ibadah
kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pesan dan kesan Natal tunggal dari
Majelis Daerah GPdI Papua Barat Daya yang diwakili oleh Biro Organisasi, Pdt.
Max Karubaba, M.Th.
Sebagai penutup rangkaian
ibadah, ucapan terima kasih disampaikan oleh Gembala Jemaat GPdI Parakletos,
Pdt. Ayub Imbiri, yang menyampaikan apresiasi dan syukur kepada seluruh jemaat,
tamu undangan, serta semua pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan
perayaan Natal ini. Acara kemudian ditutup dengan doa makan yang dipimpin oleh
Pdt. Menas Liline, menandai berakhirnya ibadah dalam suasana damai, penuh
kasih, dan persaudaraan yang erat.
Perayaan Natal ini menjadi
kesaksian nyata bahwa kasih Kristus terus hidup, mempersatukan, dan menguatkan
umat-Nya di tanah Papua Barat Daya.
IBADAH NATAL JEMAAT GPdI PARAKLETOS SORONG


.png)
0 Komentar